7 Rekomendasi Packaging Eco Friendly

7 rekomendasi packaging eco friendly

7 rekomendasi packaging eco friendly merupakan solusi untuk mengurangi dampak negatif dari limbah plastik terhadap lingkungan. Packaging eco friendly adalah jenis kemasan yang ramah lingkungan, bisa terbuat dari bahan daur ulang atau bahan alami yang bisa terurai dengan mudah. Berikut ini adalah 7 rekomendasi packaging eco friendly yang bisa Anda gunakan.

1. Botol Kaca dengan Tutup Kayu

1. Botol Kaca dengan Tutup Kayu

Botol kaca dengan tutup kayu adalah salah satu jenis packaging eco friendly yang bisa Anda gunakan. Botol kaca bisa digunakan kembali dan dapat didaur ulang. Tutup kayu memberikan sentuhan alami pada botol kaca dan mudah terurai sehingga tidak menimbulkan sampah plastik.

Brand Green Glass
Spesifikasi Botol kaca dengan kapasitas 500 ml. Tutup kayu terbuat dari kayu jati.
Rekomendasi Cocok digunakan untuk minuman seperti air mineral, jus, atau minuman lainnya.

2. Tas Belanja Kain

2. Tas Belanja Kain

Tas belanja kain adalah salah satu alternatif packaging eco friendly yang bisa Anda gunakan. Tas ini terbuat dari bahan kain yang dapat digunakan berulang kali. Dengan menggunakan tas belanja kain, Anda dapat mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Brand EcoBag
Spesifikasi Tas belanja kain dengan ukuran 40 cm x 40 cm. Bahan kain terbuat dari serat alami organik.
Rekomendasi Cocok digunakan untuk belanja di supermarket atau untuk membawa barang sehari-hari.

3. Kotak Makanan dari Bambu

3. Kotak Makanan dari Bambu

Kotak makanan dari bambu adalah salah satu jenis packaging eco friendly yang ramah lingkungan. Kotak makanan ini terbuat dari bahan bambu yang dapat terurai dengan mudah. Selain itu, bambu juga merupakan bahan yang tahan lama dan dapat digunakan berulang kali.

Brand EcoBamboo
Spesifikasi Kotak makanan berukuran 15 cm x 15 cm x 5 cm. Terbuat dari bambu alami.
Rekomendasi Cocok digunakan untuk membawa makanan saat bepergian atau untuk menyimpan makanan di rumah.

4. Botol Minuman dari Stainless Steel

4. Botol Minuman dari Stainless Steel

Botol minuman dari stainless steel adalah salah satu jenis packaging eco friendly yang bisa Anda gunakan. Botol ini terbuat dari bahan stainless steel yang tahan lama dan bisa digunakan berulang kali. Selain itu, botol stainless steel juga tidak mengandung zat berbahaya seperti BPA.

Brand StainlessLife
Spesifikasi Botol minuman berkapasitas 750 ml. Terbuat dari stainless steel berkualitas tinggi.
Rekomendasi Cocok digunakan untuk membawa air minum atau minuman lainnya saat bepergian.

5. Kemasan Cangkir dari Bahan Daur Ulang

5. Kemasan Cangkir dari Bahan Daur Ulang

Kemasan cangkir dari bahan daur ulang adalah salah satu alternatif packaging eco friendly yang bisa Anda gunakan. Kemasan ini terbuat dari bahan kertas daur ulang yang dapat terurai dengan mudah. Selain itu, kemasan cangkir juga bisa didaur ulang kembali setelah digunakan.

Brand RecycleCup
Spesifikasi Kemasan cangkir berukuran 12 oz. Terbuat dari kertas daur ulang.
Rekomendasi Cocok digunakan untuk minuman panas seperti kopi atau teh.

6. Bungkus Makanan dari Daun Pisang

6. Bungkus Makanan dari Daun Pisang

Bungkus makanan dari daun pisang adalah salah satu jenis packaging eco friendly yang ramah lingkungan. Bungkus makanan ini terbuat dari daun pisang yang dapat terurai dengan mudah. Selain itu, daun pisang juga memberikan aroma alami pada makanan yang dibungkus.

Brand LeafWrap
Spesifikasi Bungkus makanan berukuran 20 cm x 20 cm. Terbuat dari daun pisang alami.
Rekomendasi Cocok digunakan untuk membungkus makanan seperti nasi, lauk pauk, atau makanan ringan.

7. Kemasan Sabun Cair dari Botol Daur Ulang

7. Kemasan Sabun Cair dari Botol Daur Ulang

Kemasan sabun cair dari botol daur ulang adalah salah satu alternatif packaging eco friendly yang bisa Anda gunakan. Botol ini terbuat dari bahan plastik daur ulang yang dapat didaur ulang kembali setelah digunakan. Dengan menggunakan kemasan sabun cair dari botol daur ulang, Anda dapat mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Brand RecycleSoap
Spesifikasi Kemasan sabun cair berkapasitas 250 ml. Terbuat dari plastik daur ulang.
Rekomendasi Cocok digunakan untuk menyimpan sabun cair di kamar mandi atau dapur.

Setelah mengetahui rekomendasi packaging eco friendly di atas, Anda bisa mulai mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai dan beralih menggunakan packaging yang ramah lingkungan. Dengan melakukan hal ini, Anda turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kesimpulan dari 7 rekomendasi packaging eco friendly

Packaging eco friendly merupakan solusi untuk mengurangi dampak negatif dari limbah plastik terhadap lingkungan. Ada banyak jenis packaging eco friendly yang bisa Anda gunakan, seperti botol kaca dengan tutup kayu, tas belanja kain, kotak makanan dari bambu, botol minuman dari stainless steel, kemasan cangkir dari bahan daur ulang, bungkus makanan dari daun pisang, dan kemasan sabun cair dari botol daur ulang.

Yang sering ditanyakan

Apakah packaging eco friendly dapat didaur ulang?

Ya, banyak jenis packaging eco friendly yang dapat didaur ulang setelah digunakan.

Apakah packaging eco friendly lebih mahal daripada packaging plastik biasa?

Terkadang packaging eco friendly memang memiliki harga yang sedikit lebih mahal daripada packaging plastik biasa. Namun, jika melihat dari sisi keberlanjutan dan pengurangan limbah plastik, penggunaan packaging eco friendly merupakan investasi yang baik.

Apakah semua jenis packaging eco friendly terbuat dari bahan alami?

Tidak semua jenis packaging eco friendly terbuat dari bahan alami. Beberapa jenis packaging eco friendly juga terbuat dari bahan daur ulang seperti botol plastik daur ulang.

Apakah packaging eco friendly aman digunakan?

Ya, packaging eco friendly aman digunakan karena tidak mengandung zat berbahaya seperti BPA yang terdapat pada beberapa jenis plastik.

Tips

Untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai, Anda juga bisa menggunakan tumbler atau botol minuman sendiri saat bepergian. Selain itu, jangan lupa untuk selalu memilah dan mendaur ulang kemasan yang bisa didaur ulang.

Leave a Comment